Sabtu, 03 September 2011

Memulai Belajar dengan Atmega8535




Setelah sebelumnya mempelajari Atmega8535 sekarang kita akan memulai membuat rangakaian minimum, yaitu menyalakan 8 buah led.
Yang kita perlukan adalah downloader dan sistem minimum Atmega8535 untuk menyalakan Led. Gambar yang paling atas adalah rangkaian atmega8535 untuk menyalakan Led, kemudian rangkaian downloder dengan parallel prot dan serial port. Silahkan pilih sendiri mana yang digunakan. Lihat sostingan selanjutnya untuk listing programnya.

Atmega 8535

Mikrokontroler keluaran ATMEL bisa diprogram dengan menggunakan bahasa Basic, oleh karena itu saya pilih Mikrokontroler dari ATMEL, ada banyak mikrokotroler keluaran ATMEL ini salah satunya Attynity 2313, AtMega 8, Atmega 16, Atmega 8535 dsb. Nah hati saya jatuh ke Atmega 5835. Untuk kalian yang ingin belajar gak perlu bingung, tingal beli Micro Chip atau yang umum di sebut IC dari beberapa yang sebutkan di atas, soket IC sesuai dengan jumlah kaki IC, kemudian kristal. Harga IC nya di sebuah toko Elektronik Online untuk atmega 8535 adalah Rp 65.000, murah kan? Disamping ini adalah Chip dari Atmega 8535. Mempunyai 40 pin. Yang saya suka Chip ini memiliki empat port A-D yang masing-masing port memiliki 8bit yang bisa digunakan sebagai input ataupun output. Kemudian IC ini memiliki pin ISP yaitu pin untuk download program tanpa memakai downloader cukup dengan rangkain sedikit kita bisa membuat downloader sederhana untuk IC ini. Atmega 8535 bisa duganakan tanpa sebuah kristal karena sudah terdapat kristal internal 8Mhz, tetapi anda bisa menambahkan kristal eksternal sampai 16Mhz kalo tidak salah untuk menambah kecapatan dalam eksekusi program.
Saran saya, beli IC atmega 8535 + Crystal 12Mhz, sudah cukup untuk belajar.
Kemudian buka postingan selanjutnya untuk membuat rangkaian minimum.

Ayo belajar Mikrokontroler

Bismillah hirohmanirrohim.....
Kalo sebelumnya saya selalu posting tentang proyek-proyek elektronika analog, karena hoby dan kemampuan saya baru sampai saya. Saat ini saya mengajar di salah satu sekolah di Cibiuk-Garut
. Kenapa saya cerita tentang ini? Nah, saya ingin setiap pulang sekolah anak-anak yang mempunyai minat yang kuat seperti saya bisa belajar bersama saya, dan sebetulnya saya juga baru belajar dengan namanya mikrokontroler. Dengan bermodalkan pengetahuan yang sedikit tentang pengmrograman tepatnya Visual Basic, dan elektro saya nekad untuk belajar Mikrokontroler otodidak.
Mikrokontroler menurut definisi saya sendiri yang singkat yaitu sebuah Micro Chip bisa di program sesuai keinginan kita. Nah untuk memprogramnya kita harus mengerti tentang bahasa pemrograman. Biasa bahasa yang digunakan adalah Asembly, Basic, C++. Tadi saya telah cerita di atas, pemrograman yang saya pernah pelajari dan di anggap paling mudah dimengerti dibandingkan dengan bahasa pemrograman yang lainnya yaitu Visual Basic, pemrograman yang dapat digunakan untuk memprogram sebuah mikrokontroler salah satunya adalah Basic yang mempunyai kesamaan dalam struktur program Visual Basic, sedikit berbeda dengan Basic, tapi yang intinya VB dan Basic adalah satu keluarga. Selanjutnya klik postingan tentang Atmega 8535 supaya anda mengerti dengan mudah dan bertahap.